Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam menciptakan kreativitas serta usaha mandiri berbasis teknologi sebagai industri kreatif.

Rabu, 05 Oktober 2016

Teknologi Informasi Mendukung Kreativitas Dalam Bidang Pendidikan

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat berpengaruh kepada pengembangan kreativitas dalam pendidikan baik kreativitas guru dan peserta didik. Kreativitas dalam pendidikan adalah kemampuan seseorang dalam dunia pendidikan untuk mengembangkan ide-ide yang baru serta menemukan sebuah solusi dan untuk dapat meningkatkan aspek- aspek yang mencakup dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut maka seorang guru sebagai tenaga pendidik perlu mengembangkan kreativitasnya sebagai upaya pembaharuan dalam proses pembelajaran, dan juga dapat membangkitkan kreativitas peserta didik dengan menerapkan konsep teknologi pembelajaran sebagai agen pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pembelajaran yang dinamis, inovatif sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat.


Teknologi-tingkatkan-kreativitas-pendidikan

Pemanfaatan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi akan mengatasi ketertinggalan perkembangan dari negara maju. Teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan memberikan kontribusi untuk mempercepat pemerataan kesempatan belajar dan meningkatkan mutu pendidikan, dengan cara menyediakan informasi selengkap-lengkapnya.

Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan peserta didik tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan peserta didik. Demikian pula peserta didik dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui Cyber Space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “Cyber Teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Salah satu perkembangan yang begitu populer di masyarakat saat ini misalkan saja dibeberapa sekolah sudah mulai memperkenalkan sistem pendaftaran online untuk para calon siswanya bahkan pemerintah sudah mulai menerapkan sistem ujian online untuk tingkat SMA/SMK walaupun pada pelaksanaannya masih harus terus di evaluasi. Tetapi hal ini semakin memacu para siswa/mahasiswa untuk semakin mengenal dekat sistem teknologi informasi ini dengan begitu banyak manfaat positif yang bisa mereka dapatkan.


Teknologi-informasi-komunikasi-kreativitas-pendidikan

Secara garis besar ada beberapa manfaat teknologi informasi dan komunikasi sebagai penunjang kreativitas dalam dunia pendidikan kita misalnya:

1. Tranformasi informasi internal yang lebih cepat dari pendidik ke peserta didik melalui berbagai media sosial yang bisa mereka atur sebagai grup percakapan tertutup diantara internal guru dan siswa untuk mata pelajaran tertentu dan hal ini akan memudahkan siswa dan pendidik dalm percepatan proses pembelajaran siswa.

2. Situs pendaftaran online untuk beberapa sekolah yang akan semakin memudahkan para calon peserta didik mengakses informasi untuk sekolah tertentu yang akan mereka tuju.

3. Media promosi sekolah melalui pembuatan situs resmi sekolah dan sekolah bisa memanfaatkannya sebagai media promosi kepada masyarakat melaui e-commerce yang begitu berkembang pesat saat ini. Di situsnya sekolah bisa memberi rangkaian informasi tentang visi dan misi sekolah, tenaga pengajar dan kreativitas siswa dan alumninya untuk bisa di nikmati masyarakat. Misalkan saja web dari Politeknik Negeri Bali dan SMK TI Bali Global. ataupun beberapa sekolah lainnya yang memiliki sebuah website resmi sebagai media penyedia informasi dan layanan kepada peserta didiknya ataupun calon peserta didik bahkan banyak yang sudah memiliki sebuah situs resmi untuk ikatan alumninya sebagai bahan referensi sekolah nantinya.


TIK-tingkatkan-kreativitas-pendidikan

4. Forum diskusi ilmiah yang memungkinkan para siswa bahkan tenaga pendidik untuk bisa berkomunikasi aktif melalui forum tanya jawab seputar disiplin ilmu tertentu dengan para pakar yang ahli dibidangnya masing-masing.

5. Perpustakaan online yang bisa diakses para siswa dan guru melaui media internet sebagai bahan referensi dalam berbagai contoh permasalahan dalam bidang ilmu tertentu dan hal ini juga memacu para siswa ataupun guru untuk ikut mencoba menyumbangkan beberapa karya tulisan tentang teori dan pemecahan masalah melalui pembuatan blog.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman